Glorifikasi Kalian untuk Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas Itu Kayak Taik!

BINGUNGBACA.COM – Sekarang (pukul 00.42 WIB) aku harusnya workout karena habis melakukan dosa makan malam saat sedang diet. Tapi, dosa itu terpaksa aku lupakan karena muak sama review dan glorifikasi orang-orang tentang film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas.

Bagiku, film bagus adalah film yang bisa aku nikmati. Aku awam. Bukan pemerhati film, juga tak paham-paham amat teknis perfilman. Secara keseluruhan, filmnya Edwin ini cuma bisa kukasih nilai 5. Paling kuat 6,5.

Aku baca novel Eka Kurniawan yang diangkat jadi film dan menang Golden Leopard itu mungkin dua tahunan yang lalu. Sampai sekarang, aku yakin benar masih ingat isinya. Apalagi di tongkrongan, teman-temanku pun sering menceritakan ulang isi novel itu. Tapi, ekspektasiku sama film ini betul-betul tidak terbayar. Tidak tuntas, kata pacarku. Padahal di media sosial hebohnya minta ampun. Rata-rata penilaiannya positif dan menurutku, berlebihan.

Di awal-awal film, sumpah aku merasa ceritanya terburu-buru. Aku enggak tahu apakah memang si Edwin ini pengin semua cerita dalam buku ada di dalam film, cuma ya gitu, jadinya kejar-kejaran. Baru beberapa menit, tahu-tahu Ajo Kawir udah cinta aja sama Iteung. Padahal di bukunya, Ajo sama Iteung itu mesti beberapa kali pertemuan dulu sampai akhirnya Ajo merasa ada yang beda sama Iteung. Ada cinta di hatinya terhadap perempuan petarung itu.

Belum lagi akting. Buatku, akting yang baik adalah akting yang tidak tampak seperti akting. Ajo Kawir sama Iteung itu asli jelek kali aktingnya. Masih bagus lagi akting si Tokek. Kalau Budi Baik yang diperankan Reza Rahadian, memang kerenlah. Enggak ada lawan. Tapi pemain inti ini, haduh. Kelihatan kali aktingnya.

Soal bahasa. Iya, tahunya awak ini setting ceritanya 80-an. Tapi rasaku enggaknya perlu kali bahasa puitis-puitis kaku kayak gitu. Filmnya Warkop DKI 80-an enggak pula rasaku macam berpuisi semua dialognya. Kalau misal bahasa puisi yang mainkannya bagus masih mending, bisa dinikmati. Ini enggak. Ah, kalian tontonlah sendiri kalau enggak percaya.

Kalau dari pengambilan gambar, aku rasa memang dipertahankan visual jadul itu. Jadi kadang-kadang memang blur dan enggak fokus. Nuansa jingga-jingganya juga bolehlah. Secara umum visualnya oke. Soundnya juga asik. Ada lagu Ananda Badudunya pula.

Kata pacarku, penilaian kayak gini muncul mungkin karena kami sudah baca buku Eka. Kemudian kami tahu film ini menang festival dan diputar di banyak negara. Makanya ekspektasi kami kelewat tinggi.

Cuma, ya terserah aku lah ya. Aku penikmat film. Aku nonton. Dan menurutku film ini enggak bagus. Jadi macam mana itu? Beda seleralah kita ya? Kukasih 6,5 aja lah film ini biar enggak marah kali kalian baca tulisanku. Lagian, masak mau kritik film harus jadi kritikus. Bebaslah. Aku bayar pajak, kok. Enggak pernah aku lari dari tukang parkir. Pasti kubayar. Jadi sama aja hakku sama hak kritikus-kritikus keren itu buat mengomentari film.

Satu poin lagi, ini paling penting menurutku.

Entah aku terlewat, lagi noleh, atau gimana, tapi seingatku di film itu enggak diperlihatkan adegan Ajo Kawir mimpi basah dan ngentot sama Jelita di WC pom bensin atau masjid, aku lupa. Di bukunya, Ajo Kawir sendiri bingung kenapa dia justru sange sama orang gila, dekil, dan jelek macam Jelita. Tapi, kontolnya justru akhirnya bisa berdiri sama perempuan macam itu.

Itulah alasan Ajo akhirnya memutuskan pulang. Karena kontolnya sudah bisa ngaceng lagi dan dia berniat menghabiskan hidupnya dengan kontol itu sama istrinya, Iteung.

Kalau kalian enggak baca bukunya, aku yakin kalian enggak akan tahu alasan Ajo Kawir memutuskan pulang ke rumah menemui Iteung. Atau, kalian mengira Ajo tobat, makanya pulang?

Bagikan Tulisan Ini

1 Comment

  1. […] tulisan saya sebelumnya berjudul Glorifikasi Kalian untuk Film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas Itu Kayak Taik! saya sedang membicarakan film. Baik itu akting, setting, pemain, pengambilan gambar, pemilihan […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mungkin Kamu Tertarik