Mobil MErah BEkas

BINGUNGBACA – Kalau Kamu pengin beli mobil bekas tahun tinggi tapi harganya murah, sejumlah merek ramah di kantong banyak ditawarkan pada periode Agustus 2021 ini. Mulai dari harga Rp60 juta ke atas, bisa jadi rekomendasi pilihan.

Dengan nominal tersebut, Kamu bisa mendapatkan varian mobil bekas sedan mewah, mobil hatchback, mobil SUV, hingga mobil MPV. Pertanyaannya sekarang, apakah bijak membeli mobil bekas di kondisi pandemi yang masih belum usai seperti saat ini?

Membeli mobil bekas memang bisa menghemat biaya, hanya saja Kamu harus siap dengan sejumlah tantangannya.

Meski setiap kendaraan punya kondisi yang berbeda-beda, tergantung riwayat penggunaannya, namun tentu saja Kamu harus siap dengan biaya perawatan pascapembelian yang bisa mencapai setengah atau melebihi harga pembelian mobil.

Karena itu, sebelum membeli mobil bekas, pastikan mesin hingga fitur mobil pilihan Kamu dalam kondisi prima.

Financial Educator Lifepal, Aulia Akbar mengungkapkan beberapa hal yang harus diperhatikan ketika ingin membeli mobil bekas agar keuangan tetap aman dan terjaga.

  1. Cari kendaraan yang sesuai kebutuhan dan bujet

Hal pertama yang harus diperhatikan saat membeli mobil bekas adalah sesuai. Tentu sesuai kebutuhan Kamu, yaitu operasional sehari-hari, dan sesuai dengan bujet.

Jika fitur-fitur dalam kendaraan tersebut tidak dibutuhkan untuk menunjang mobilitas sehari-hari, maka Kamu bisa memilih mobil lain dengan merek terkenal dan kualitas baik, serta harga yang lebih terjangkau.

Hal yang tak kalah penting lainnya ialah, Kamu harus memerhatikan ketersediaan dan harga suku cadang, ketersediaan bengkel resmi, dan hal-hal yang menjadi kendala umum kendaraan yang dipilih.
Jangan habiskan bujet untuk membeli mobil saja.

Anggap Kamu memiliki bujet Rp120 juta untuk membeli mobil bekas. Maka, jangan habiskan seluruhnya untuk mobil tersebut. Gunakan Rp100 juta saja, atau bahkan di bawah itu bila memungkinkan.

Tujuan dari menyisakan dana ini untuk berjaga-jaga apabila ada pergantian suku cadang atau komponen mobil bekas yang akan kita beli, serta mengurus proses balik nama kendaraan.

Oleh karena itu, carilah mobil bekas yang Kamu inginkan di berbagai situs penjual mobil atau showroom-showroom terdekat.

Membeli mobil bekas tentu harus penuh dengan kehati-hatian. Terburu-buru dalam membeli bisa mengakibatkan kerugian finansial di masa yang akan datang.

  1. Pastikan pajak kendaraan masih hidup

Mobil bekas yang pajaknya terlambat dibayar ataupun mati tentu dijual murah. Namun, apakah kita siap membayar pajak sekaligus dendanya nanti? Bagaimana jika selain denda pajak, ada juga biaya perbaikan yang muncul? Tentu saja pengeluaran akan menjadi semakin besar.

Perhitungan denda pajak kendaraan bermotor adalah:

Denda PKB = Biaya PKB x 25% x n/12

Huruf “n” menunjukkan jumlah bulan keterlambatan. Kamu bisa menghitung denda berdasarkan bulan keterlambatan itu.

  1. Dokumen mobil harus lengkap

Sebaiknya beli kendaraan bekas yang lengkap dengan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) dan atau Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK). Pasalnya, Kamu akan rugi biaya dan waktu bila harus mengurus dokumen-dokumen tersebut.

Selain itu, ketiadaan dokumen mobil dapat menimbulkan risiko yang lebih parah. Misalnya, penjual bisa saja mengatakan bahwa BPKB hilang. Tapi, bagaimana jadinya jika BPKB ternyata sedang dititipkan di perusahaan pembiayaan karena ada masalah kredit? Mobil yang Kamu beli bisa saja ditarik oleh pihak pembiayaan atau leasing kapan pun.

Sementara itu jika BPKB ada, tapi STNK yang tidak ada, maka tidak menutup kemungkinan pula pajak mobil sudah mati.

Sejatinya, membeli mobil tanpa dokumen alias bodong bisa dikategorikan sebagai tindak kejahatan. Kamu pun berpotensi terjerat Pasal 480 KUHP tentang Penadah Hasil Curian.

  1. Jika mau kredit jangan pakai tenor panjang

Keputusan ini sangat tidak disarankan. Tapi, kalau Kamu terpaksa membeli mobil bekas dengan cara kredit, pastikan usia pemakaian mobil bekas tersebut tidak lebih dari lima tahun. Langkah ini dilakukan untuk menghindari risiko-risiko pergantian suku cadang di kemudian hari.

Pastikan juga cicilan per bulan tidak melebihi 35% dari pemasukan bulanan Kamu agar pengeluaran tidak membengkak di kemudian hari.

  1. Jika over kredit, lakukan dengan cara yang benar

Over kredit secara singkat dapat diartikan sebagai proses jual beli terhadap mobil yang berstatus belum lunas atau masih dalam proses cicilan. Pembelian ini sah-sah saja dilakukan, asalkan tidak di bawah tangan, yakni tanpa bantuan atau sepengetahuan lembaga pemberi kredit.

Kamu memang akan mendapatkan kendaran yang ingin dibeli bila dilakukan dengan cara over kredit di bawah tangan. Hanya saja, cara ini sangat lemah dari sisi hukum, dan perbuatan yang dilarang dalam undang-undang.

Undang-undang over kredit mobil ini terikat oleh perjanjian jaminan fidusia dalam Undang-Undang Nomor 42 Tahun 1999 tentang Jaminan Fidusia (UU Fidusia).

Dalam Pasal 23 ayat (2) UU Fidusia disebutkan, pemberi fidusia dilarang mengalihkan, menggadaikan, atau menyewakan kepada pihak lain benda yang menjadi objek jaminan fidusia yang tidak merupakan benda persediaan, kecuali dengan persetujuan tertulis terlebih dahulu dari penerima fidusia.

  1. Beri perlindungan terbaik mobil bekas yang Kamu beli

Kalau akhirnya Kamu membelinya dengan cara tunai, besar kemungkinan mobil bekas itu tidak dilindungi asuransi. Karena itu, sebagai pemilik baru Kamu harus memberikan perlindungan untuk kendaraan tersebut demi menghindari kerugian finansial atas risiko yang muncul akibatnya.

Itulah hal-hal yang patut Kamu ketahui jika ingin membeli mobil bekas. Namun, sebelum memutuskan untuk membeli mobil, tanyakan lagi pada diri sendiri, apakah memang saat ini sedang membutuhkannya?

Sebab, meskipun mobil adalah sebuah aset, nilai kendaraan roda empat terus mengalami depresiasi di masa yang akan datang.

Karena itu, pastikan keputusan membeli mobil berdasarkan kebutuhan, bukan hanya sekadar menginginkannya.

*Artikel ini dikutip dari https://lifepal.co.id/asuransi/mobil/

Bagikan Tulisan Ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mungkin Kamu Tertarik