Umur Berapa Sebaiknya Kita Berhenti Mabuk-mabukan?

Mabuk

BINGUNGBACA – Kapan sebaiknya seorang cucu Adam berhenti mengonsumsi alkohol alias mabuk-mabukan alias mendem? Kalau dalam perspektif agama, Islam khususnya, tentu secepatnya. Tak ada satu pun dalil yang membolehkan muslim mabuk dengan alasan apa pun. Bahkan, pelakunya diganjar ancaman tak diterima salatnya selama 40 hari.

Namun, bagaimana dari segi kesehatan dan penelitian ilmiah?

Dikutip dari CNN Indonesia, ternyata kita disarankan mengurangi–kalau bisa malah berhenti–mengonsumsi alkohol saat usia mulai masuk 30. Alasannya, karena dari salah satu survei membuktikan bahwa mabuk-mabukan menurunkan tingkat libido, yang artinya, aksi ranjang bakal memburuk akibat kebiasaan tersebut.

Meski anggur juga dicap baik bagi tubuh, hanya saja tidak meminumnya tentu jauh lebih baik sebelum semuanya terlambat, dan kita ketergantungan hingga susah meninggalkannya.

Selain aksi ranjang yang dinilai bakal jadi lebih baik, kebiasaan membuat keputusan aneh-aneh saat mabuk juga harus jadi perhatian. Belum lagi akhir pekan jadi sia-sia dan tidak produktif karena pemabuk biasanya punya support system yang saling dukung, yang menghabiskan weekend dengan ‘terbang ke angkasa’ bersama-sama.

Minuman beralkohol kalorinya ternyata juga tinggi. Artinya, pemabuk cenderung punya masalah dengan berat badan dan perut buncit. Pascamabuk, mulut yang bau iblis juga jadi masalah serius.

Buncit, mulut bau, aksi ranjang lemah, useless di akhir pekan, penyakitan, sering depresi, apa lagi yang diharapkan? Mendingan, kalau ada masalah cerita ke Tuhan Semesta Alam, ibadah. Kalau kamu tidak percaya Tuhan, coba kemah, mancing udang galah di sungai, atau jalan-jalan keliling komplek.

Coba, siapa tahu berhasil.

“Suka atau tidak, alkohol adalah … racun,” kata Dr Kelly Bay, ahli gizi, dokter kiropraktik, dan pelatih kesehatan mengatakan kepada Bustle, dikutip dari Tempo.co.

“Begitu Anda minum minuman beralkohol, minuman itu diubah menjadi zat beracun, seperti asetaldehida, dan didistribusikan ke seluruh tubuh Anda melalui aliran darah Anda, yang akan diproses liver untuk dimetabolisme,” tambahnya.

Hadeh, udah deh. Intinya minuman beralkohol tidak baik. Titik.

Bagikan Tulisan Ini

1 Comment

  1. Great blog post. A few things i would like to bring up is that laptop or computer memory needs to be purchased if the computer still can’t cope with whatever you do along with it. One can put in two RAM memory boards with 1GB each, as an example, but not one of 1GB and one having 2GB. One should always check the maker’s documentation for own PC to ensure what type of ram it can take.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mungkin Kamu Tertarik